automaintanans (pemeliharaan otomatis)
automaintenance
Ringkasan Singkat
Prosedur pengkondisian di mana perilaku tetap bertahan melalui pemasangan stimulus-penguat terlepas dari tindakan individu.
Automaintanans adalah fenomena dalam psikologi perilaku yang paling sering diamati pada burung merpati (disebut juga autoshaping). Dalam prosedur ini, sebuah sinyal (seperti lampu yang menyala pada piringan) secara konsisten diikuti oleh pemberian hadiah (makanan), tanpa mempedulikan apakah burung tersebut mematuk lampu itu atau tidak. Anehnya, burung tersebut akan mulai mematuk lampu itu meskipun patukan tersebut tidak diperlukan untuk mendapatkan makanan.
Fenomena ini menantang pandangan tradisional pengkondisian operan yang menyatakan bahwa perilaku hanya diperkuat jika ia menghasilkan konsekuensi. Automaintanans menunjukkan adanya interaksi yang kuat antara pengkondisian klasik (pemasangan stimulus-stimulus) dan perilaku operan. Hal ini memberikan wawasan tentang bagaimana perilaku instingtif dan paksaan dapat muncul dalam situasi di mana suatu tanda (sign) menjadi begitu kuat dikaitkan dengan hadiah sehingga organisme merasa 'terdorong' untuk berinteraksi dengannya.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- Brown, P. L., & Jenkins, H. M. (1968). Auto-shaping of the pigeon's key-peck. Journal of the Experimental Analysis of Behavior.
- APA Dictionary of Psychology.
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.